dodi. jakarta. jurnalis. kopi dengan krim. teh. rokok. rindu bandung. baca. melamun. nulis dikit. jalan-jalan sendirian.
Dua orang; bukan orang penting. Terlibat sebuah pembicaraan di tempat yang tidak penting untuk disebutkan. Kapan? Tak penting juga. Nama mereka? Bukan itu intinya. Pembicaraannya mungkin bukan penting juga, tapi itulah yang satu-satunya bisa kita kupingi. Ssst! Ayo kita dengarkan!
***
nina bobo oh nina bobo
kalau tidak bobo digigit nyamuk
* "Ini lagu pengantar tidur anak Indonesia.'
@ "Yap. Atau setidaknya anak-anak jaman dulu. Sekarang anak-anak kecil udah pada dengerin lagu pop, lho."
* "Heheh. Tapi anak-anak sekarang masih kenal kok ama lagu itu. Soalnya di TK-TK masih diajarin, dan di satu-satunya radio anak di kota ini, lagu itu masih sering diputer kok."
@ "Oh ya? Artinya sudah berpuluh tahun anak-anak Indonesia dicekoki lagu ini."
* "Dicekoki?"
@ "Iya. Masa' anak-anak sekecil itu harus diancam untuk tidur? 'Kalo tidak bobo digigit nyamuk'."
* "Hahaha. Iya juga. Walau susunan nadanya lembut, tapi liriknya berisikan ancaman yang intinya adalah kewajiban untuk tidur, bertamengkan ciri alamiah nyamuk yang memang suka menggigit."
@ "Bukan menggigit, kaleee! Nyamuk kan menusuk dengan semacam belalainya itu lho. Dan dari situ ia menghisap darah. Harusnya liriknya jadi 'kalau tidak bobo ditusuk nyamuk', atau 'dihisap nyamuk'."
* "Mungkin untuk menggampangkan. Anak kecil mana tahu nyamuk punya semacam belalai? Eh tapi, sekadar informasi, nyamuk punya gigi lho. Saya juga baru tahu dari sebuah kuis yang dibawakan oleh Sonny Tulung."
@ "Oh ya? Giginya untuk apa ya kira-kira?"
* "Wah mana saya tahu ya. Yang saya tahu sih, 'nina' itu nama buat cewek, tahu tidak sih kamu?"
@ "Hahahah! Iya juga. Tapi lagu ini juga dinyanyikan buat anak cowok, kok. Kenapa bukan 'tono bobo oh tono bobo', ya?"
* "Tono itu nama yang terlalu Jawa. Engga universal. Tapi saya rasa masalah nama terlalu rapuh untuk dipersoalkan. Mungkin saja, 'Nina' adalah nama putri sang pengarang lagu ini."
@ "Hmm, okelah. Tapi yang saya tahu sih, Nina itu judul komik cerita bergambar jaman dulu, kan?"
* "Wah iya! Dan 'Bobo' adalah nama majalah anak-anak yang sering memuat kisah 'Nina', silih berganti dengan kisah 'Pak Janggut'! Jangan-jangan ada hubungannya?"
@ "Hahahah! Yang pasti, kalau harus memilih antara 'nina bobo' dengan 'pak janggut bobo', saya pun akan memilih 'nina bobo'! Masa' lagunya jadi
pak janggut bobo oh pak janggut bobo
kalau tidak bobo digigit nyamuk.
Kan tidak tepat sasaran tuh."
* "Menarik. Eh, saya kembalikan ke masalah digigit nyamuk, ya. Kamu bilang tadi ini adalah sebuah pernyataan ancaman terhadap anak-anak. Saya jadi terpikir, kenapa anak-anak ini harus diancam untuk tidur, ya?"
@ "Hmmm, anak-anak kan memang butuh tidur yang lebih panjang. Mungkin itu dilakukan untuk memaksa mereka tidur cepat, agar bangun tidak terlalu siang? Atau mungkin untuk melindungi kepentingan si pengancam, yaitu orangtua. Bagaimanapun pasangan suami istri tetap butuh waktu intim walau telah memiliki anak."
* "Boleh juga. Tapi penekanan saya sebenarnya pada 'kenapa harus memakai ancaman'? Punishment? Seakan-akan 'digigit nyamuk' adalah hukuman bagi yang tidak tidur. Kenapa tidak memakai pendekatan penghargaan, reward."
@ "Hahahah! Iya ya? Kenapa liriknya bukan 'kalau nina bobo, disayang mama'? Atau penghargaan dalam bentuk-bentuk lain, lah."
* "Saya khawatir, kita terlalu terbiasa memakai pendekatan ancaman. Berbau feodal, engga sih? Kita dibiasakan untuk melakukan segala sesuatu karena takut, bukan karena sesuatu itu memang baik untuk kita. Mungkin liriknya lebih baik 'kalau nina bobo, menjadi sehat' atau sejenisnya..."
@ "Ketakutan yang dipelihara, adalah cara yang efektif untuk mempertahankan struktur. Seperti kapitalisme yang menyebarkan ketakutan, paranoia. Ketakutan kita, misalnya takut gemuk, takut hitam, takut bernafas busuk, mendorong kita untuk mengonsumsi produk pelangsing, pemutih dan pembersih gigi atau pengharum nafas. Dengan konsumsi, perputaran uang akan terus berjalan, dan struktur pun akan bertahan."
* "Wah! Lebih lanjut, lagu 'nina bobo' pun mendorong anak untuk melatih pola konsumsi! Ketika diancam akan 'digigit nyamuk', sang anak pun bisa menjawab, atau setidaknya berpikir, 'kan ada Baygon?'"
@ "Yah begitulah. Eh, bagaimana kalau kita membahas lagu 'balonku'? Kenapa mesti 'ada lima'? Kenapa mesti 'meletus balon hijau'?"
* "Hihihih. Mungkin lima itu untuk melambangkan lima asas.... (bla bla bla).."
***
Dan pembicaraan mereka pun berlanjut. Tapi untuk kita cukup sampai disini saja, ya. Kata mamah, kalau nguping bisa congean.
| devishanty January 29, 2005 02:27 PM PST udah lupa ada cerita tentang nina. ingetnya deni manusia ikan | ||
| lika January 29, 2005 05:05 PM PST emang di bobo pernah ada nina?? kmu langganan bobo taun brapa sih? kmu udah tua bgt yah kayanya? heuehue btw, klo udah bobo jg masih bisa digigit nyamuk kaleee... emangnya nyamuk pilih2, "yg udah bobo jgn digigit ah kasian ntar bangun" | ||
| deppii January 29, 2005 05:31 PM PST Keren abis nih postingan!! asli deh.. heuehehehe eh iya kenapa balon mesti ada lima ya?.. Oia, tolong bahas lagu "bintang kecil" donggg... Sama... lagu burung kakak tua! .. kenapa jg musti "nene sudah tua giginya tinggal dua?" nene gw (alm) ampe meninggal jg giginya msh utuh kok.. kan ga smua nene2 giginya tinggal dua.. itu kan jd ngebingungin anak2 kecil.. Ayoo pak pengamat musik anak2.. tp gw jd penasaran nih.. diskusi ttg lagu anak2 itu antara siapa dan siapa sih?.. mustinya org2 tsb sama2 seneng anak2 yah..:) heuehehee | ||
| ayu January 29, 2005 09:24 PM PST huahahaha... postingan gak penting oleh orang tak penting *J/K* :-D | ||
| uyet January 29, 2005 11:44 PM PST dod... aku komen tp rasanya kok ngga penting ya... jadi ya sudah, aku nulis ini aja.. *kabur* | ||
| an January 30, 2005 03:28 AM PST makanya dod, gue memilih jalur adult pop music. lagu anak2 mah banyak ambigunya... :) | ||
| ika January 30, 2005 02:03 PM PST ah anak kecil yg dinyanyiin pasti belum tau juga kalau diancam, biasanya kan itu lullaby utk anak bayi .. hehehe .. dod sapa bilang kita gak gangguin pengantin barunya ..hihii .. pasti dong diganggu terus lha wong kamarnya sebelahan dan ada connecting door .. ketokin aja terus ... :D | ||
| cta January 31, 2005 08:03 AM PST ohhh..ohh...nanti saya carikan lagu anak yang lain untuk dibahas yah..wagagagagagagag.. | ||
| sansan January 31, 2005 10:06 AM PST zzzz...zzzz.....zzzzzz....... | ||
| Mia February 5, 2005 11:41 AM PST Ugh!gue setuju!nyamuk itu berbelalai!hehehehe! menurut gue kenapa balonku ada lima,...karena lagunya bersambung,mungkin dulunya ada...balonku ada satu,terus dua,dst..dst.nah habis lima ada,..balonku ada enam,tujuh,dst..dst.....getooo!dan kenapa hijau?karena warna laen udah dapet giliran meletus di lagu sebelumnya,..sekarang giliran ijo! wakakakkaka....! Eiy Dod,gue rasa lo bakal jadi seorang penulis!nan serius dan bertata bahsa baik!SUER!ahahaha... lo tau kan?tulisan lo pasti masuk ke rak jejeran sastra!!! (kalo di toko buku.....) u go Dod! | ||
| Name December 20, 2006 04:24 PM PST nice article ... tp yg lebih menarik I miss bundung too lha kok?^(%$%^#^ | ||
| Leave a Comment: |