dodi. jakarta. jurnalis. kopi dengan krim. teh. rokok. rindu bandung. baca. melamun. nulis dikit. jalan-jalan sendirian.
Bumi telah mengelilingi matahari kira-kira 50 putaran semenjak 29 negara Afrika Asia berkumpul di Bandung pada April 1955. Ehm, tak mesti disebut 'negara-negara Asia Afrika', kan? Dalam urutan alfabetis, toh Afrika berhak disebut lebih dulu.
Dan kini, para kepala negara/pemerintahan, beserta menteri-menteri luar negeri dan direktur-direktur jenderal, dan orang-orang tak jelas yang kita sebut rombongan -bukan gerombolan- mereka berkumpul di Jakarta untuk sesuatu. Sesuatu yang menghabiskan dana ratusan miliar, namun tetap saja belum melebihi dana yang menjadi tanggungjawab Chusnul Mar'iyah, anggota KPU, pada Pemilu 2004.
Sebentar. Kalau dana membangun tol Cipularang, yang sangat mungkin tak bakal dikerjakan kalau tak ada KAA II, dimasukkan dalam anggaran konferensi, tentu akan melebihi 'dana Chusnul' tadi.
Menyaksikan KAA II agak membuat heran juga. Dalam pidato-pidato pandangan para kepala negara/pemerintahan, mereka umumnya menyampaikan hal-hal yang agak basi. Retoris. Diplomatis. Yah, itulah diplomasi? Maka, cukup menghibur juga mendengar PM Junichiro Koizumi meminta maaf atas kesalahan-kesalahan Jepang di Perang Dunia II, atau Presiden (de facto) Korea Utara Kim Yong Nam menegaskan kebijakan pro-nuklirnya, yang akan dicabut hanya jika AS menarik senjata-senjata (nuklir)-nya dari Semenanjung Korea.
Saya tak menyimak pidato SBY. Bukan karena enggan menyaksikan gerak tubuhnya yang khas ketika berpidato -mengingatkan pada konduktor-, melainkan karena terlambat bangun (yang mengakibatkan terlambat tiba).
Yang menarik, sebuah koran pada Kamis lalu memuat surat pembaca yang kagum dengan upaya pemerintah membuat Bandung menjadi indah, untuk menyambut KAA II. Kata si pembaca, Bandung menjadi bersih, lampu-lampu jalan diganti baru, pengamen dan pengemis menghilang dari perempatan. Penekanannya: ternyata pemerintah mampu berbuat! Kalau bukan karena KAA II, pembaca tersebut mungkin tak akan melihat Bandung menjadi lebih indah. Pembaca itu beralamat di Jatinangor.
KAA II akan membawa perubahan? Jawabannya tentu butuh waktu. Tapi yang pasti, KAA II akan memacetkan Bandung pada hari Minggu! Jalan yang dilalui rombongan akan ditutup, sementara tanpa harus ditutup pun jalanan Bandung sudah terkenal akan macetnya.
Ah, kangen Bandung!
| Jane April 23, 2005 02:37 AM PDT Wakaka.. Dod.. lu itu..up to date sekalii.. daripada blog nih malah mirip CNN dehh. wekeke... sambil baca news... kaga usah ke CNN lage.. lengkap sudahh.. :D | ||
| an April 23, 2005 04:00 AM PDT ihiiiy, gue lagi di bdg. bukan buat KAA pastinya, mending nonton scene musik indie.. :D anyway, KAA tuh artinya sama2 aja knp hrs disatuin ya. Kak... Aa'... Kak.. Aa'... *anjir, garing* | ||
| uyet April 23, 2005 05:28 AM PDT yah gpp sekali2 bandung macetnya agak elit dikit :)) | ||
| kuda April 23, 2005 03:32 PM PDT gue juga kangen bandung dod. hiks btw, ada-sisi-lain-kaa-yang-tdk-sistematis-di-blog-saya | ||
| Name Ramala April 23, 2005 05:17 PM PDT Bandung bersolek. Yah lumayan cantik, yang penting bagian-bagian yang terlihat aja. Korengnya masih bisa ditutup-tutup.. | ||
| lika April 23, 2005 09:49 PM PDT hayoh liat blog sayah. ada foto2 gedung merdeka menjelang kedatangan tamu. *promosi* heuehuee | ||
| ikez April 24, 2005 03:32 AM PDT yang menarik, delegasi Jepang dan Cina ga mau parkir pesawat berdampingan di airport :D sudahlah, orang bandung juga pada 'ngabur' dari bandung weekend ini. termasuk saya ;) gue pikir, bentar lagi selepas event KAA ini berlalu, Bandung akan kembali 'berwajah & bau sampah'. | ||
| dv April 24, 2005 12:33 PM PDT kangen bandung juga.. huks *wae* kemaren lewat sana, huhuhuh jl. asia afrika emang jadi bagus banget.. dan jadi sarana rekreasi keluarga.. popotoan huhuhuh ramee, bunga2nya dicabutin anak kecil huahuaha | ||
| newbies April 25, 2005 04:38 AM PDT KAA versi 2? sejauh ini belon ada hasil yg signifikan.. yg ada pemda bandung kebanjiran "proyek", proyek taman, proyek rambu2 lalu lintas, ilan,dll. Semoga bandung "cantik" ga hanya saat KAA. Tapi pada saat "sehari2" juga bisa! Keep bandung beautiful euy!~ /rgds newbies nb: lg dimana bro? nge liput dimana skrg? si iwan gawe di jakarta juga yah? gaya lah euy! sukses deh! | ||
| bLub Bangga Dengan KAA April 26, 2005 12:55 AM PDT ibnuh.. kenapa ya, dikelilingi oleh orang2 yg memandang sebelah mata, gw tetep seneng loh gw jadi bagian saksi sejarah, karena menurut gue KAA ini ada nilai historisnya. Dan gue seneng dalam rentang waktu dua-puluh sekian usia gue *di beep saja lah umur itu yah*, gue mengalami banyak kisah2 historis yg terjadi tidak setahun sekali. KAA misalnya. Perang Irak juga lah. kalo bom mah ga historik, soalnya periodik setaun sekaleee :D Trus pelantikan Paus Benediktus, gue juga seneng tuh.. terjadi pada masa gue hidup. Dan juga Tsunami.. 100tahun sekali booooo hehehe Yah, lepas dari ngalor ngidulnya komen gue *curiga hasrat menulis kambuh, apadaya blog hiatus* gue tetep bangga indonesia dan Bandung jadi penyelenggara KAA. Macet? toh tanpa KAA pun bandung sudah macet tiap wiken gara2 plat "B" setidaknya... dengan KAA, bandung jadi berbenah. Lihat sisi positipnya. Jalanan bandung ga bolong2 lagi lhooo... kecuali awiligar tentunya :D btw, pa kabar dod :D | ||
| cta April 27, 2005 02:41 PM PDT ah kamu so tau, hari minggu bandungnya kaya kota mati ko.. gara" smua orang mikir "pasti pada ditutup, males keluar ah" dan sampe hari ini.. CTA BELUM LEWAT ASIA AFRIKA LAGI!!hiks.. biarin.. yang penting uda bab lima.. huaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.......... | ||
| an April 27, 2005 03:39 PM PDT weekend berakhir derita akibat KAA. kata sopir angkot yg gue naikin : KAA = Konferensi Asa Aing. IYA! apa gak tau ya banyak urban jakarta pd dateng ke bdg buat weekend, tp stasiun di blokir demi KAA sampe2 kita gak bisa pulang? huhuhu. untung ada leuwi panjang... jd bisa pulang ke jakarta dan bekerja lg keesokan hrnya. iya kan, dod? | ||
| Leave a Comment: |