dodi. jakarta. jurnalis. kopi dengan krim. teh. rokok. rindu bandung. baca. melamun. nulis dikit. jalan-jalan sendirian.

Form kontak

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

Next Entry
Previous Entry
Home

rss feed

Tanggapan Untuk Ken
Thursday, June 30, 2005

Tanggapan atas komentar Ken di entri "Sebutir Upil di Lautan"

Cuplikan komentar Ken:

Maksud lo apa? Dan dari mana lo dapat sumber kalo dia (Nabi Muhammad) melukai isteri pertamanya dengan berpoligami? Hati-hati kalo nulis. Kami -orang Islam- dengan senang hati akan menumbahkan darah dan nyawa tuk membela Nabinya. Jaga itu !!!

Hai Ken,
Ketika saya menulis:

Pengarang sebuah kitab-berusia ribuan tahun menyatakan, redaksinya kurang lebih: Kamu lihat gunung itu diam, padahal sesungguhnya ia bergerak cepat. Dia mungkin merujuk pada "ke-takadayangdiam-an" serupa.

Yang saya maksud dengan pengarang kitab (suci Alquran) itu adalah Tuhan. Dengan T besar. Dasar pikirnya adalah, konten kitab itu diturunkan-Nya melalui seorang perantara (rasul) bernama Muhammad. Muhammad pun menyatakan bahwa isi kitab itu bukanlah karangannya. Tak secuil pun.

Yang beriman pada Alquran tentunya percaya itu. Dari Islam liberal hingga Islam tradisional percaya Tuhan-lah yang menentukan konten kitab itu.

Selanjutnya saya tulis:

Kitab itu bernama Al-quran. Ia juga menjadi tameng orang yang berpoligami (dan melukai hati istri pertama) maupun ...

Dalam "ia juga menjadi tameng", kata ganti "ia" merujuk pada Alquran. Jadi, dalam pandangan saya, Alquran menjadi tameng orang yang berpoligami (dan melukai hati istri pertama).

Yang perlu digarisbawahi, ditebalkan maupun dimiringkan adalah pernyataan 'poligami melukai istri pertama' tak bisa digeneralisasi karena ia adalah fenomena sosial. Tak seperti gravitasi yang pasti membuat benda-benda tertarik ke arah pusat bumi dengan kecepatan 9,8 m/sē, poligami tentunya belum tentu membuat sakit hati.

Apalagi ketika itu dilakukan oleh Muhammad yang adalah seorang rasul: manusia paling sempurna. Dalam hadits, tak ada satupun yang menyatakan istri-istri beliau sakit hati. Kenapa? Karena beliau mampu berlaku adil.

Jadi, Muhammad tentu tak saya masukkan ke dalam kategori 'orang yang berpoligami (dan melukai hati istri pertama)'.

Tapi, hari-hari sekarang ini, banyak orang yang berpoligami berdasar ayat Alquran yang membolehkan beristri maksimal empat. Padahal ayat itu membolehkan poligami jika dan hanya jika si subyek "mampu berlaku adil" (Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil maka kawinilah seorang saja - An-Nisaa: 3).

Dalam kenyataan sehari-hari, tak banyak yang mampu berlaku adil seperti Muhammad. Susah, bos! Kasus pasangan artis yang sekarang ini menghiasi teve, misalnya. Dan entah berapa ratus, ribu, kisah-kisah lain.

Jadi, tulisan itu menyindir pria-pria yang berhasrat berpoligami tanpa mengindahkan kemampuan berlaku adil.

That's it. Saya tidak menyatakan Muhammad melukai istri pertamanya dengan poligami. Pasti Ken juga tahu, Siti Khadijah tak pernah dimadu. Kenapa? Ya, Ken juga tahu, kan!

Jadi tak perlulah menebar semangat menumpahkan darah dan nyawa hanya karena kesalahan membaca dan memaknai. Ken, jaga itu juga!

Anyway, terima kasih pula atas kritiknya!


Oleh dodi, pada 07:57 pm

matz
July 1, 2005   05:19 AM PDT
 
makanya banyak2 "bandel" sebelum nikah hu hu hu jaga itu dod !!
may'
July 1, 2005   02:00 PM PDT
 
"Segala sesuatu kesalah pahaman, akan lebih baik dan menyenangkan jika dapat dijelaskan dengan detail dan tepat sasaran, tentu saja dengan kepala dingin, positive thinking, dan kesopanan. karena kita manusia yang berpendidikan toh, punya iman dan bersaudara" OcRe... ;)
N[a]
July 1, 2005   04:23 PM PDT
 
wew.. syeyem.. kalo baru salah tafsir aja udah begini..

eniwe.. iya kasian ibu-ibu spt dewi yul ihik
Galih
July 1, 2005   04:48 PM PDT
 
Haha. Sebuah kontra-jawaban yang sangat deskriptif. Sebuah pelintiran kata, bisa dimaknai beda oleh orang lain.

Oiya, Mbak Ken. Semoga tidak tersinggung atau justru tambah panas ya? Itulah hebatnya Islam. Plural. Dari berbagai arah dan sudut pandang, kita bisa mencapai Islam.

Menumpahkan darah? Waduh, kok rasanya terlalu berlebihan dan agak sempit ya? Agama manapun, termasuk Islam, pasti mengutamakan musyawarah. Bukan begitu? Darah cuma jalan terakhir. Seperti ketika kaum Muslimin melakukan Perang Badr pun perang-perang lainnya.

Amboi. Nikmat betul.
its
July 1, 2005   04:49 PM PDT
 
*ketawa miris*
gue juga org islam nih, ken...
tp sptnya ga perlu sampe ngajak berantem deh kalo soal begitu doang. kan bisa diomongin baik2. kalo pun dodi salah, dia akan minta maap. gue yakin itu. tapi sayangnya, gue rasa dodi bener & gue setuju bgt sm pendapatnya ttg poligami *tos sama dodi*

gue pernah denger di sebuah acara semacam penyejuk iman islam gitu deh... tp gue lupa acara apa & siapa nara sumbernya. kebetulan lagi ngomongin soal poligami. pak kyai itu bilang kira2 begini: "istri nabi aja, yg keimanannya gak usah diragukan lagi, ketika nabi minta ijin ingin menikah lagi, waktu itu beliau pergi ke halaman belakang rumahnya & berdiri di bawah pohon. Seketika itu juga pohon itu mengering & meranggas daunnya krn kepanasan. Pohon itu mengering krn merasakan hawa panas dari tubuh beliau..."

itu berarti istri nabi, sekuat apa pun imannya tetep manusia biasa bergender wanita yg punya perasaan.

haduh panjang bgt komen gue. ga cukup kalo ngomong di sini doang. gue pernah kok bahas ttg poligami ini di blog gue yg dulu...
its
July 1, 2005   04:54 PM PDT
 
<i>Kami -orang Islam- dengan senang hati akan menumbahkan darah dan nyawa tuk membela Nabinya.<i>

hmm.. I wonder apakah Nabi bener2 mau dibela dg cara spt itu? Kalo ga salah sih beliau lebih suka damai. Perang adalah pilihan terakhir, betul kt Galih.
its
July 1, 2005   04:56 PM PDT
 
argh kurang tanda "/" sblm "i" yg terakhir! jadi ga italic deh

its
July 1, 2005   04:59 PM PDT
 
heuhuehuehue baru nyadar gue jadi spammer gini di blognya dodi :P
ari
July 2, 2005   10:44 AM PDT
 
keren kan dod! untung elo chatting ama gue waktu itu :D
bLub
July 2, 2005   01:22 PM PDT
 
hehehe... manusia jaman sekarang. Jihad keluar dari konteks. Tumpah darah untuk hal yg tidak semestinya.

Lucu sekali dod, kemarin saya berdiskusi dengan teman saya tentang Poligami. Dan pembahasan kami adalah, Poligami dan profesi. Lo baru boleh Poligami, kalo lo menghasilkan, bukan dihasilkan. Dihasilkan dalam hal ini adalah, lo dapet gaji dari perusahaan. Baru bos dikit, langsung punya istri 2, simpenan 3, bawah tangan 10. Bah! Coba Kalo lo pengusaha, dan Pelawak mungkin? bolehlah berpoligami.

Apapun itu, Gue percaya tidak ada satu erempuan yg tak terluka saat diduakan. Dan manusia bukan Nabi, karena itulah, seharusnya manusia tidak boleh berpoligami.

Dan soal salah paham membaca postingan elo... maklum lah dod, gua rasa si Ken itu biasa baca Galamedia, Lampumerah, Rakyat Merdeka, yang semua tulisannya itu dapat diartikan secara harfiah, ga seperti tulisan elo yg suka bikin gua ga ngerti hihihi.

Horeee... gue posting di Commenting system-nya Dodi :D
Arfin
July 2, 2005   06:20 PM PDT
 
Doti!!!Ken itu siapa ya?native teacher bahasa inggris gw di TBI kah?
kuda
July 2, 2005   10:44 PM PDT
 
aih, jadi semangat nulis!

inilah yang sering kita lupa Ken, rasionalisasi. bahkan batman, spiderman yang superhero -- sumpah, yang nggak mungkin banget -- dicoba untuk dirasionalisasi, apalagi medianya adalah kata, yang abstraknya minta ampun. dan hidup adalah kumpulan abstrak-abstrak yang dihujani oleh petir subyektivitas. jadi kalo Ken berpendapat demikian, mari kita bangun intersubjektivitas. tak perlu kesimpulan, karena kita bisa hanya menari-nari saja di tengah rasionalitas tadi.

kembali: aih, jadi semangat nulis!
rhea
July 3, 2005   06:12 AM PDT
 
maaf mba ken..... klo beda pendapat jangan make acara tumpah-tumpahan darah segala, aaaaaaaaahhhhhh...... ternyata sangat murah harga sebuah nyawa hanya untuk sebuah perbedaan pendapat.

oh iya soal poligami, gw pernag denger dimana... gw lupa lagi... Nabi aja ngga ngasih putrinya untuk di poligami oleh khalifah (gw lupa khlifah yang mana Umar apa Ali)...... tuh nabi aja ngga ngasih anaknya untuk seorang khalifah yang tidak di ragukan lagi keimanannya.... apalagi jaman sekarang saat nilai keimanan seseorang susah di nilai
cta
July 4, 2005   12:12 AM PDT
 
ini yang dijelaskan oleh makhluk" komunikasi ini sebagai SECONDARY BREAKDOWN IN COMMUNICATION..ketika pesan yang dikirim oleh komunikator disalah persepsikan oleh komunikan, sehingga terjadilah yang oleh makhluk awam seperti makhluk non FIKOM sebagai miss komunikasi gitu loh!!

hmm.. Ken.. bukan saya membela kawan saya, Dodi yang saya cukup tau gaya bahasanya.. tapi..

kalem we ateuh!!Belanda masi jauh ajee..
lika
July 4, 2005   12:22 AM PDT
 
kalau dibaca dgn lebih cermat, dodi tdk pernah merujuk kata "ia" dalam kalimat
"Ia juga menjadi tameng orang yang berpoligami (dan melukai hati istri pertama) maupun ..."
..sebagai Nabi Muhammad S.A.W.

karna saya yakin Rasulullah bukan termasuk orang yg melukai hati istri pertama dan menjadikan Al Qur'an sebagai tamengnya.
Mbak Ken beragama Islam dan seharusnya Mbak tahu hal itu.

Btw.. setahu saya Dodi juga agamanya Islam. Cukup terlihat jelas pada KTP-nya yg atas nama IBNU RUSYDI bukan? heuehue
b3akiNs
July 4, 2005   01:07 PM PDT
 
salah baca aja nih, duh yg sabar ya Mas Kent, namanya juga Bung Dodi,emang suka getu orgnya =P hehehehe...

Lagian Bung Dodi juga org Islam, saya yakin dia ngerti apa yg dia tulis dengan pemahaman yg benar, tentu saja =P hehe...

oia, tambahan...tidak satupun wanita yg mau dimaduuuuu huhuhuhuhuhuhuuu...
dv
July 4, 2005   02:40 PM PDT
 
mm.. speechless.. hanya bisa menarik napas panjang..
imey
July 4, 2005   09:12 PM PDT
 
hal - hal yang berkenaan dengan itu bisa masuk kategori hukum salaf kalo udah jadi gini dod :D
Gw ga nyalahin Ken untuk mengkritik itu. Tapi jgn langsung nuduh, hal - hal yang lebih basic aja dulu deh diperjuangkan kalo sampe mau bedah tafsir Islam ... tanyalah sama yang lebih memahami :) karena di Islam sendiri terbagi2 menjadi beberapa kubu ;) but anyway.. nice posting.. gw selalu suka perdebatan agama , asal jgn sampe ngerusak akidah ;) dan ga sampe di bilang termasuk Khawarij :D
Content Qur'an isi nya dr Allaah spenuh nya .. jadi jgn diragukan.. dan hati2 lah dalam menafsirkan... bye ;)
snd
July 4, 2005   10:55 PM PDT
 
gue pengunjung u/ prtama kali nih. got here by random clicking on people's link :P

gue islam, dan gue setuju...tapi bukan sama ken tuh.

KEN: kl smua orang islam ga bisa ngeliat dari sisi logisnya, dan ngeliat segala sesuatu dengan sangat2 harafiah, bisa2 dunia ini udah ga ada dari dulu. perang muuuluuu doong

dod..tulisan2 lo keren.
keep 'em posted!!!
\(^o^)/
Ling
July 5, 2005   01:21 PM PDT
 
menurut aku, yg perlu ditilik tuh kelakuannya aja.. kadang2 terlalu fanatik jg ga bagus.. gt aja
Romola
July 5, 2005   05:19 PM PDT
 
Lagian mo ngebahas planetarium dan alam semesta malah jadi poligaminya yang heboh, hihi...
andi
July 6, 2005   01:11 PM PDT
 
lagi nunggu komen balesan dari Ken......
ShOFa
July 6, 2005   06:25 PM PDT
 
hmm... ya siyh klo bs berlaku adil mang gpp poligami&dibolehkan dlm Islam. tp tetep aja klo gw pribadi mah ANTI POLIGAMI!!! huhu saya g mo dibagi2 :P
lika
July 6, 2005   11:39 PM PDT
 
iya yah da ini teh postingan ttg planetarium, naha malah ribut al qur'an?

perdebatan yg anneeh...
Galih
July 7, 2005   07:03 PM PDT
 
Fuck Religion, Fuck Politic, and Fuck The Lot Of You.

-Chaotic Dischord-

nb: Haha.
an
July 8, 2005   10:48 AM PDT
 
kadang2 kata Dewa itu ada benarnya juga...

aku indonesia saja.

*satu agama kok ribut*
bojong
July 8, 2005   02:53 PM PDT
 
sesuatu itu pasti ada aksi dan reaksi
ya gak? hehee
yusie
July 11, 2005   03:15 PM PDT
 
ga ikutan aaah...serem bgt sih tu org, padahal dia yg salah persepsi..dia yg ngamcem mo numpahin darah...
aiih..seremnya...


Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







bacaan! login img 1n3x Aban An Anakbaik Ayu Bea Blub Cipi Crey Cta De Dessy Didats Dv Dinky Enda Fahmi Femmy F-R-G G.B.T. Gina Gio Ichanx Iebud Ika Ikez Indie Jane Joey Kuda Lika Maknyak Mamatz Maria Mea Miranda-(2) Mput N[a] Nazla Nova Pyro Rara Rur Sandra Santie Shofa Sitta-(2) Siwoer Sunshower Vi3 Viga Yusie

Blogdrive



Free Domain Name - www.YOU.co.nr

Belanja clothing Bandung online? Klik: